Malam ini, di sebuah gubuk kayu yang nyaris roboh di atas perbukitan karst Geopark Gunung Sewu, Gunungkidul, tubuh Mbah Wiryo melengkung seperti huruf nun...
Bagian Pertama
Hidup yang terperangkap di masa kini, mengimpikan masa lalu yang mustahil untuk kembali terjadi.
“Inikah masa depan yang dulu kubayangkan?” begitu kata seorang suami...
Telapak tanganku masih perih ketika gerimis pagi itu memaksakan diri jadi soundtrack episode balik mudik yang belum juga dimulai. Di halaman rumah kerabat istri...
Jakarta, 25 Maret 2026. Kompleks Taman Ismail Marzuki
Malam tidak jatuh di Cikini; ia tumpah dalam larik-larik lukaku. Langit bukan lagi kanvas, melainkan samudera tinta...
Aku berdiri di titik nol, di mana geografi telah diringkas menjadi ketiadaan. Di Gaza, Ramadhan tahun ini, bukanlah siklus waktu, melainkan sebuah koridor sempit...
Di bawah kungkungan langit Alas Mentaok yang masih basah oleh keringat purba, aku berdiri sebagai sebuah anomali. Di tanganku, pemukul kayu yang terbuat dari...
Malam itu, Marunda bukan lagi sekadar koordinat di utara Jakarta yang pengap oleh debu pelabuhan dan amis ikan yang membusuk. Ia adalah sebuah samudera...
Langit Teheran adalah sepotong tembaga yang berkarat, memuntahkan hujan berupa kunci-kunci gudang peluru yang tak lagi punya lubang. Di atas menara Markas Besar Garda...
Di koridor Pesantren Al Fatimiyyah, Krapyak, waktu tidak bergerak mengikuti dentang jam dinding, melainkan mengikuti ayunan langkah sarung yang bergesekan dengan lantai ubin tua....