Cerpen

Sayap-Sayap Jibril di Jabal Rahmah

Malam ini, di sebuah gubuk kayu yang nyaris roboh di atas perbukitan karst Geopark Gunung Sewu, Gunungkidul, tubuh Mbah Wiryo melengkung seperti huruf nun...

Wali Kemesraan

Makkah tidak pernah tidur, namun di Pasar Seng, waktu adalah kain kafan yang robek. Aku melangkah di antara aroma wangi bukhur yang terbakar dan...

Pertapa yang Menemukan Rumah

Bagian Pertama Hidup yang terperangkap di masa kini, mengimpikan masa lalu yang mustahil untuk kembali terjadi. “Inikah masa depan yang dulu kubayangkan?” begitu kata seorang suami...

Hujan, Luka, dan Jalan Panjang Menuju Rumah

Telapak tanganku masih perih ketika gerimis pagi itu memaksakan diri jadi soundtrack episode balik mudik yang belum juga dimulai. Di halaman rumah kerabat istri...

Puisi yang Ditunggu

Jakarta, 25 Maret 2026. Kompleks Taman Ismail Marzuki Malam tidak jatuh di Cikini; ia tumpah dalam larik-larik lukaku. Langit bukan lagi kanvas, melainkan samudera tinta...

Lebaran Kesiangan

Aku berdiri di titik nol, di mana geografi telah diringkas menjadi ketiadaan. Di Gaza, Ramadhan tahun ini, bukanlah siklus waktu, melainkan sebuah koridor sempit...

Monolog Bende Mataram

Di bawah kungkungan langit Alas Mentaok yang masih basah oleh keringat purba, aku berdiri sebagai sebuah anomali. Di tanganku, pemukul kayu yang terbuat dari...

Menjaring Lailatul Qadar

Malam itu, Marunda bukan lagi sekadar koordinat di utara Jakarta yang pengap oleh debu pelabuhan dan amis ikan yang membusuk. Ia adalah sebuah samudera...

Matinya Sang Mata-Mata

Langit Teheran adalah sepotong tembaga yang berkarat, memuntahkan hujan berupa kunci-kunci gudang peluru yang tak lagi punya lubang. Di atas menara Markas Besar Garda...

Puasa di Dalam Puasa

Di koridor Pesantren Al Fatimiyyah, Krapyak, waktu tidak bergerak mengikuti dentang jam dinding, melainkan mengikuti ayunan langkah sarung yang bergesekan dengan lantai ubin tua....

Artikel Populer