Keaswajaan

NU dan Pentingnya Alun-Alun Tabayun

Retak Pasca-Muktamar dan Banalitas Panggung Digital Memulihkan Sanad Spiritualitas, Merajut Kembali Kosmologi Kebangsaan, dan Menegakkan Qanun Asasi di Tengah Banalitas Zaman Di bawah temaram lampu panggung...

Pesantren sebagai Agen Perubahan dalam Ekosistem Ekonomi Sirkular

Manifesto Reboisasi Peradaban: Membongkar Ketergantungan Pasar, Menggalang Ekonomi Berjamaah, dan Menegakkan Daulat Santri “Pesantren jangan hanya menjadi pasar; pesantren harus menjadi penggerak. Jangan hanya punya...

NU, Istidrāj, dan Etika Mengelola Kekuasaan

Ada sesuatu yang menarik dari cara manusia memandang keberhasilan. Ketika sebuah organisasi semakin besar, pengaruhnya semakin luas, tokoh-tokohnya semakin banyak berada di pusat kekuasaan,...

Gus Kikin: Sang Nakhoda, Jiwa Besar dan Jangkar Spiritual

Gema Senyap di Pusaran Badai Sejarah Ketika ketukan palu kepemimpinan memecah keheningan arena Muktamar dan menetapkan KH. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) sebagai Ketua Umum...

Gen-Z dan NU dalam Lanskap Qonun Asasi

Sebuah Analisis Filsafat Kebudayaan dan Kebangsaan Lanskap kebudayaan dan kebangsaan Indonesia pada dekade ketiga abad ke-21 diwarnai oleh pergeseran epistemik yang radikal. Generasi Z (Gen-Z)—yang...

Rekonsiliasi Total Pasca-Muktamar: NU Harus Terbebas dari Kepentingan Politik Praktis

Realitas Empiris Pasca-Muktamar: Anatomi Politisisasi dan Perebutan Manajerial Sekretaris Jenderal Penyelenggaraan Muktamar Nahdlatul Ulama selalu meninggalkan jejak kontestasi kekuasaan yang sengit. Namun, dinamika yang paling...

Sekali Lagi, Pentingnya Reformasi Tata Kelola di PBNU

Elaborasi Kritis Berbasis Literasi Kepemimpinan, Manajemen, dan Birokrasi Modern Meredam Badai di Menara Jamiyyah Nahdlatul Ulama adalah Samudra Kultural yang membentang dari denyut surau-surau pedesaan hingga...

I‘ādatun Nadhor Hadis 73 Firqoh dengan Optik Ummat al-Da‘wah dan Ummat al-Ijābah

Muqoddimmah Hadis tentang perpecahan umat menjadi 73 golongan merupakan salah satu hadis yang memiliki posisi penting sekaligus problematis dalam diskursus keislaman. Hadis ini tidak hanya...

PR Kepemimpinan PBNU Kini di Antara Berbagai Tanya

Sebuah Analisis Eksistensial-Sufistik Berbasis Tri-Pilar: Berzikir, Berfikir, dan Beramal Sholih Jeritan di Antara Karpet Merah dan Sandal Bakiak Di ruang-ruang rapat berpendingin udara di Gedung PBNU...

NU Abangan, NU Santri, dan NU Priyayi

Esai Filsafat Kebudayaan dan Kebangsaan: Dialektika Varian Sosial Jawa dalam Naungan Nahdlatul Ulama ABSTRAK Tulisan ini merekonstruksi dan menguji kembali trikotomi Geertzian—Abangan, Santri, dan Priyayi—dalam lanskap...

Artikel Populer