Esai

Sinuhun Jarot Seda Besiyar: Tragedi Sultan Termuda Yogyakarta

Boneka Tahta, Bisikan Racun, dan Benih Perang Jawa Bayangkan seorang anak berusia sepuluh tahun didudukkan di singgasana kerajaan terbesar di Jawa. Di belakangnya: intrik kolonial,...

Sentot Alibasya Prawirodirdjo: Panglima yang Dibunuh Dua Kali

(Ditulis 19 Oktober 2022, direvisi 28 April 2926) Ada sebuah jalan di Bengkulu bernama Jalan Sentot Alibasyah. Saya melewatinya berkali-kali selama tiga puluh tahun tinggal...

Ngelmu Rasa, Oksigen Bagi Jiwa

Embun masih saja menetes di ujung daun jati ketika suara gamelan itu mulai mengalun, bagai air hujan pertama yang jatuh di atas tanah liat...

Raja yang Dilahirkan Dua Kali

Hamengkubuwono III: Antara Takhta, Pengkhianatan, dan Warisan yang Membakar Jawa PROLOG: PAGI BUTA YANG MENGUBAH SEGALANYA Bayangkan ini. Dini hari, 20 Juni 1812. Yogyakarta masih tidur. Lalu dentuman...

Blok Politik dalam Perspektif Etik: Kekuasaan atau Kemaslahatan?

Belakangan ini, ruang publik kita dihebohkan oleh wacana fusi antara NasDem dan Gerindra. Kalau dalam pemberitaan Tempo, kata yang dipakai adalah merger. Akan tetapi,...

Muhammad SAW dan Semar

Ada sesuatu yang diam-diam bergetar di antara dua dunia yang sering dianggap berjauhan: dunia Islam dan dunia Jawa. Yang satu hadir dengan wahyu, yang...

Menjemput Takdir Perubahan: Dari Ramai Kritik ke Sepi Ikhtiar

Akhir-akhir ini, suara-suara untuk menjatuhkan pemerintahan yang sah di Indonesia terdengar agak nyaring. Menariknya, suara-suara tersebut tidak hanya datang dari mahasiswa atau aktivis yang selama...

Geger Sepehi

Ketika Kraton Runtuh, Sejarah Terkubur, dan Luka yang Tak Pernah Sembuh(Artikel ini ditulis 11 02 2019, di revisi 27 04 2026) Bayangkan ini, sebuah meriam...

Sultan yang Tiga Kali Ditumbangkan dan Tiga Kali Bangkit

Membaca Peninggalan Arkeologis Hamengkubuwana II Ada sebuah makam di Kotagede. Tak jauh dari tempat tinggalmu. Tak jauh dari warung angkringan tempat kita minum teh. Makam...

Melompat dari Naskah yang Telah Ditulis Semesta

Manusia merenda rencana, menyusunnya aksara demi aksara di atas kertas harap, seolah dengan begitu ia telah menorehkan takdirnya sendiri. Padahal, hidup adalah gulungan skenario...

Artikel Populer