Keaswajaan

Dari Muktamar Kebudayaan menuju Muktamar PBNU, Tambakberas Kembali Menjadi Titik Temu Gagasan Besar NU

Sleman— Tambakberas, Jombang, kembali berada di jantung musyawarah besar NU. Pesantren sepuh itu tidak hanya menjadi alamat kegiatan. Dalam rentang Juni hingga Agustus 2026,...

Menggali Makna Dadung Awuk dalam Gambar Tali Jagat NU

Dialektika Antara Sakralitas Hablullah dan Tarikan Kuasa Profan Bayang-Bayang Antropologis di Balik Untaian Suci Lambang Nahdlatul Ulama yang menampilkan seutas tali mengitari bumi selalu dibaca dalam...

Menjaga Martabat Manusia, Menolak Normalisasi Maksiat: Bantahan Epistemologi Aswaja An-Nahdliyyah terhadap Gagasan “Islam Progresif Harus Membela LGBT”

Artikel Roy Murtadho, “Mengapa Islam Progresif Harus Membela LGBT?”, berangkat dari kegelisahan yang tidak seluruhnya keliru. Artikel tersebut melihat adanya persekusi, penghinaan, kekerasan massa,...

Muktamar 2026: Akhiri Politik Kubu, Islah-Hakiki, Kembalikan NU kepada Nurani Jamaah dan Jam’iyah

NU saat ini sedang berada pada gelombang besar. Ujian itu bukan hanya tentang siapa yang memimpin PBNU, siapa yang menang dalam muktamar, atau siapa...

Daulat Ulama dan Gerilya Kuasa

Anatomi Elite PBNU dan Godaan Kekuasaan Paradoks Sakralitas dan Profanitas Nahdlatul Ulama (NU), dalam bentangan lintasan historis dan spiritualnya, bukanlah sekadar sebuah institusi sosial-keagamaan sipil (civil...

Juhūd At-Tashāluh Fi Ash-Shirā’ Ash-Shāmil Qabla Muktamar NU

Upaya Rekonsiliasi dalam Konflik Elite Sebelum Muktamar Nahdlatul Ulama Watak Shirāʿ (Konflik) dan Khittah NU Ketika Nahdlatul Ulama (NU) menghadapi Muktamar, dinamika yang muncul sering kali...

NU dan Tali Jagat yang Sudah Kendor

Melacak Keretakan Semiotika "Tali Jagat" dan Dekonstruksi Nalar Struktural Abad Kedua Ketika Lambang Kehilangan Jiwa Kosmisnya Di sudut atas lambang Nahdlatul Ulama, melingkar seutas tali yang...

Memperkuat Kepemimpinan PBNU Berbasis Nidhom

Seri tulisan ke-tujuh pra-muktamar NU ke-35 Pokok gagasan Aswaja sebagai Ideologi, AD ART sebagai Konstitusi, Rais Aam sebagai mandataris Muktamar, Syuriyah sebagai Sistem kendali nilai, Ketua...

Qonun Asasi sebagai Code of Conduct Kaum Nahdliyin

Mengakhiri Anarki Diskursif di Altar Gerakan Ada baiknya kita menatap wajah realitas kultural kita dengan kejujuran yang paling radikal, bahkan jika itu terasa menyakitkan dan...

Menjadikan Akar Rumput Nahdhiyin Separuh Ruh Muktamar

Seri tulisan ke-6 menjelang Muktamar NU ke-35 2026 Semacam muqoddimah Muktamar merupakan perhelatan semua warga NU, baik structural maupun kultural. Muktamar bukan hanya panggung bagi mereka...

Artikel Populer