6 Agustus
BOM TUHAN
pada 1945, saat fajar hari ini merekah, Hiroshima kehilangan nyawanya. bom atom yang muncul pertama langsung membakar kota ini dan penduduknya.
penyintas yang tidak banyak, tubuh-tubuh yang termutilasi, berkeliaran di tengah reruntuhan berasap. luka bakar di tubuh-tubuh telanjang mereka bercapkan baju yang mereka pakai ketika ledakan menghantam. di sisa-sisa tembok, kilatan bom atom meninggalkan siluet yang ada di situ sebelumnya: seorang perempuan dengan tangan terangkat, seorang lelaki, seekor kuda yang tertambat.
tiga hari kemudian, Presiden Harry Truman berpidato tentang bom itu di radio. ia berkata: “Kita bersyukur kepada Tuhan bahwa bom itu ada di kita, bukan di tangan musuh; dan kita berdoa semoga Ia menuntun kita untuk menggunakannya di jalanNya dan atas kehendakNya.
Keterangan: Diterjemahkan oleh Wardah Hafidz, dimuat atas izin penerjemah.

