Di Lembah Pujian engkau menatap malam
Menenun kata memanah rembulan
Menenggak puisi dalam anggur keabadian
Sesudah bait-bait Malioboro usai
Rindu itu kau sambung hingga ke Bali
Sambung-menyambung menjadi puisi
Pernah kucari jejakmu di kota Jogja
Tapi yang kujumpa hanya lembayung senja
Dalam jantung Persada dan terik Sabana
Sidik jarimu menerkam makna
Di kesunyian Pulau Dewata
Kutemukan alur yang jujur pada gurat wajahmu
Keringat yang padat
Usia yang tak mau menyisakan luka
Di Lembah Pujian itu begitu erat engkau merangkulku
Membisikkan bait dan doa dalam cinta yang tak terbaca
Aku pun tersenyum merayakan keindahan itu
Tari Kecak dan Sekuntum Sajak menyalakan api dalam riuh rinduku
Gus Nas Jogja, 7 April 2021

