Agenda Pra-Khaflah Tasyakkur Akhirussanah: PPM Aswaja Nusantara Gandeng PP KAGAMA Selenggarakan Pelatihan Digital Tingkat Menengah untuk UMKM

SLEMAN — Dalam rangka pengabdian masyarakat jelang acara Khaflah Tasyakkur Akhir Sanah, PPM Aswaja Nusantara bekerja sama dengan PP Kagama UGM Bidang Pengabdian Masyarakat dan Pelestarian Lingkungan akan menyelenggarakan Pelatihan Digital Tingkat Menengah untuk UMKM bertema “Penguatan Digital Marketing, Media Sosial, dan Konten Kreatif”. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 31 Januari 2026, bertempat di Aula PPM Aswaja Nusantara, Mlangi.

Pelatihan tersebut ditujukan bagi pelaku UMKM yang telah memiliki produk dan akun media sosial, namun masih membutuhkan peningkatan kapasitas agar pemasaran digitalnya lebih terarah dan berkelanjutan. Panitia menyebutkan kuota peserta bersifat terbatas, yakni sekitar 25–30 orang, dengan batas maksimal 30 peserta.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai respons atas perubahan besar pola konsumsi masyarakat yang semakin bergeser ke ranah digital. Dalam dokumen kegiatan dijelaskan bahwa perkembangan teknologi digital telah mengubah cara pemasaran sekaligus perilaku konsumen secara signifikan. Kondisi tersebut membuat UMKM dituntut untuk mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing, serta memperkuat keberlanjutan usaha melalui pemanfaatan platform digital.

Namun demikian, penyelenggara menilai sebagian UMKM masih berada pada tahap awal dalam pemasaran digital. Banyak pelaku usaha yang sudah memiliki akun media sosial, tetapi belum menerapkan strategi yang terukur, belum konsisten dalam produksi konten, dan belum melakukan analisis performa secara sederhana. Situasi ini membuat potensi digital belum dimanfaatkan secara optimal dan bahkan dapat mengalami stagnasi.

Melalui pelatihan tingkat menengah ini, PPM Aswaja Nusantara dan PP Kagama UGM ingin mendorong UMKM agar naik kelas. Tidak sekadar hadir di media sosial, tetapi mampu membangun strategi pemasaran, menguatkan branding, serta menciptakan konten foto dan video yang relevan dengan kebutuhan pasar digital saat ini.

Strategi Pemasaran Digital, Perencanaan Konten, hingga Produksi Foto-Video

Pelatihan akan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 16.30 WIB, sebagaimana tercantum dalam undangan kegiatan. Dalam pelaksanaannya, pelatihan dirancang berbentuk workshop interaktif berbasis praktik, dilengkapi diskusi dan rencana pendampingan berkelanjutan.

Penyelenggara menetapkan tujuan umum kegiatan ini, yaitu meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam mengelola pemasaran digital secara strategis, efektif, dan berkelanjutan. Selain itu, tujuan khusus pelatihan mencakup peningkatan pemahaman strategi digital marketing tingkat menengah, optimalisasi media sosial untuk branding dan penjualan, peningkatan kemampuan membuat konten kreatif foto dan video, hingga mendorong engagement serta penjualan melalui kanal digital. Pelatihan ini juga menekankan pentingnya internalisasi nilai dan etika digital dalam ekonomi digital.

Materi pelatihan disusun dalam beberapa tahapan. Tahap pertama adalah asesmen akun digital peserta. Pada sesi ini, fasilitator melakukan evaluasi kritis terhadap akun digital peserta yang sudah ada, dengan melihat kelebihan dan kelemahan, lalu mengambil beberapa sampel untuk dibedah sebagai pembelajaran bersama.

Tahap berikutnya adalah Strategi Digital Marketing. Materi ini meliputi konsep digital marketing tingkat menengah, pemahaman customer journey dan funnel pemasaran, pemilihan channel digital seperti marketplace, website, dan media sosial, strategi promosi berbayar maupun organik, serta analisis performa sederhana menggunakan insight dan data. Target output dari sesi ini adalah peserta mampu menyusun strategi digital marketing sederhana dan memiliki rencana pemasaran digital untuk masing-masing UMKM.

Selain itu, peserta juga akan mendapatkan materi Strategi Social Media dan AI. Materi ini membahas strategi branding UMKM di media sosial, penentuan target audiens, penyusunan kalender konten (content planning), teknik meningkatkan engagement, serta pemanfaatan fitur-fitur media sosial seperti story, reels, dan live. Output yang diharapkan adalah akun media sosial UMKM menjadi lebih terstruktur dan peserta mampu menyusun draft kalender konten bulanan.

Pelatihan kemudian dilanjutkan dengan sesi Konten Kreatif (Foto dan Video). Materi meliputi konsep visual branding UMKM, teknik foto produk menggunakan smartphone, pencahayaan dan komposisi sederhana, pembuatan video pendek promosi, serta editing dasar foto dan video. Dari sesi ini, peserta ditargetkan menghasilkan foto produk UMKM serta video promosi pendek yang siap diunggah.

Pendaftaran Ditutup 28 Januari 2026 atau Saat Kuota Penuh

Susunan acara pelatihan juga telah disusun secara rinci. Registrasi peserta dimulai pukul 08.00–09.00 WIB, dilanjutkan pembukaan pada pukul 09.00–09.15 WIB. Setelah itu, peserta mengikuti sesi kurasi akun digital pada pukul 09.15–10.00 WIB, disambung materi strategi digital marketing pukul 10.00–11.00 WIB.

Materi strategi social media diberikan pada pukul 11.00–12.00 WIB, kemudian peserta memasuki waktu istirahat, salat, dan makan (ishoma) pada pukul 12.00–13.00 WIB. Pelatihan dilanjutkan dengan sesi lanjutan strategi social media pukul 13.00–14.00 WIB, serta fotografi dan editing konten pukul 14.00–15.00 WIB. Setelah istirahat ibadah pukul 15.00–15.30 WIB, pelatihan diteruskan dengan lanjutan fotografi dan editing konten hingga pukul 16.30 WIB, sebelum penutupan.

Output, Outcomes, dan Pendampingan Tim Kagama

Penyelenggara menargetkan sejumlah output dan outcomes dari kegiatan ini. Output yang diharapkan antara lain peningkatan kompetensi digital peserta, tersusunnya rencana digital marketing UMKM, tersedianya konten foto dan video siap pakai, serta dokumentasi dan laporan kegiatan. Adapun outcomes yang dituju adalah UMKM mampu mengelola pemasaran digital secara mandiri, meningkatnya visibilitas dan engagement di media sosial, meningkatnya peluang penjualan melalui kanal digital, terbentuknya UMKM yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta tumbuhnya kesadaran etika dalam ekonomi digital.

Melalui pelatihan ini, PPM Aswaja Nusantara dan PP Kagama UGM berharap para pelaku UMKM mengikuti tren digital dan benar-benar memiliki keterampilan praktis yang bisa diterapkan langsung dalam aktivitas usaha. Dengan strategi yang lebih terukur, pemanfaatan media sosial yang lebih cerdas, serta kemampuan produksi konten kreatif, UMKM diharapkan dapat memperluas pasar, memperkuat branding, dan meningkatkan daya saing di era ekonomi digital yang terus bergerak cepat. Jika memungkinkan, Tim Kagama yang menerjunkan tim fasilitator juga akan melakukan pendampingan berkelanjutan.[]

Related Articles

Artikel baru