RI akan menandatangani kesepakan dengan AS, bahwa wilayah udara RI dapat dilalui pesawat tempur AS yang akan menyerang Iran. Selain RI, Philipina, dan Jepang mengijinkan pesawat tempur AS melintas di negaranya. AS memiliki pangkalan militer di Okinawa, Jepang dan di Philipina. Menhan Safrie Syamsudin akan ke AS dan bertemu dengan Menhan AS, Pete Hegseth yang dikenal sangat agresif dan anti Islam. Sebelumnya RI dan Aussie sepakat untuk menggunakan pulau Morotai di Maluku Utara sebagai tempat latihan militer bersama. Kemungkinan besar akan menjadi salah satu pangkalan militer AS di Indo Pasifik.
Sementara itu, China memberlakukan larangan terbang di wilayah Taiwan selama 40 hari. Pemimpin Oposisi Taiwan berangkat ke Beijing dan diterima Presiden Xi Jinping. China memainkan peran strategis di perang Timur Tengah antara AS-Israel terhadap Iran.
Sabotase perdamaian oleh Israel saat disepakatinya gencatan senjata antara AS dan Iran.
Menurut mantan Kepala Inteljen anti terorisme, tujuan AS dan Israel berbeda dalam perang terhadap Iran.
Israel memiliki tujuan menggantikan rezim Iran. Sementara AS hanya ingin Selat Hormuz di buka dan Iran menghentikan program nuklirnya. AS berharap harga minyak akan turun dan ekonomi AS selamat dari resesi.
Namun, perundingan gencatan senjata antara AS dan Iran gagal total. Artinya perang akan terus berlanjut. Kemungkinan besar harga minyak akan terus meningkat dan mencapai 150 Dollar per Barrel.
Dampaknya akan sangat terasa bagi Indonesia.
Pemerintahan Prabowo menghadapi Dilemma : menahan harga minyak tetap normal, berarti subsidi semakin membengkak. Defisit APBN bisa lebih dari 4% PDB. Nilai tukar rupiah bukan tidak mungkin mencapai 20 ribu per Dollar. Jika Bank Indonesia terus melakukan intervensi untuk menstabilkan nilai tukar rupiah, akan berdampak pada menurunnya cadangan devisa. Pilihan kedua adalah menaikkan harga bensin atau menghapus program – program yang membuat APBN berdarah -darah seperti MBG, Koperasi Merah Putih, Agrinas dll.
Bogor, 13 April 2026
Sumber:
https://sundayguardianlive.com/world/us-seeks-blanket-overflight-access-via-indonesia-183288/

